sayur tumpang

kalo ketemu wajik di warung/tempat makan, kemungkinan besar akan selalu dibawa pulang oleh ibu saya, sambil bergumam, "kangen wajik.."
iyaa, wajik si makanan kudapan dari ketan yang rasanya manis legit. mungkin karena pas masi dedek-dedek, ibu sering ketemu wajik, jadi kebawa terus sampe uda jadi ibu

ternyata saya juga gitu.. uda beberapa minggu ngerasa pengeeen makan sayur tumpang, mungkin karena dulu ibu cukup sering masak sayur ini. tipikal sayur berkuah santan, makin nambah hari makin mantap. jadi, berikut resep sayur tumpang ala ibu saya




bahan:
- tahu coklat 4 buah
- tahu putih 3 buah
- krecek (skip, ga nemu di pasar)
- daun salam 3 lbr
- laos 1 jempol, geprek 
- daun jeruk 2 lbr, sobek
- sereh1 batang, geprek
- santan peras. bagi jadi 2; santen kentel (perasan pertama) dan santan encer 
- garam, gula, kaldu bubuk

bumbu halus:  
- tempe bosok 3 buah (ukuran tempe satuan yang biasa buat mendoan) (untuk yg masih bingung DIY tempe bosok: diamkan tempe di suhu ruang 2-3 hari)
- tempe segar 3 buah
- cabe keriting 6 buah (bisa pakai cabe besar juga)
- cabe rawit 8 buah
- bawang merah 5 butir
- bawang putih 4 butir
- kencur, 1/2 kelingking

cara membuat:
1. rebus semua bahan bumbu halus kecuali kencur. setelah matang, angkat. uleg kencur terlebih dahulu untuk menghindari bulir kencur yang tidak sengaja termakan. setelah kencur halus, masukkan semua bahan kecuali tempe. setelah halus, uleg tempe hingga setengah halus. 





































2. masukan semua bumbu halus dan semua bahan (kecuali santan kental) ke dalam panci, rebus hingga mendidih dan semua bahan layu. masukkan garam, gula, kaldu bubuk, cek rasa.



































 





3. masukan santan kental, aduk-aduk isi panci agar santan tidak pecah. matikan api setelah mendidih dan dirasa sudah oke :3





















4. tuang bubur (kalau ada), kacang panjang rebus, bayam rebus, dan toge rebus di atas piring, tuang sayur tumpang di atasnya.


OPI, line '93
Menyelami lautan kata bergerak.
Bak peri saat menabur bubuk putih ajaib dalam loyang.
Why so serious?

Catch more at @opnkp

No comments:

Post a Comment