#MIMPI01

gatau sejak kapan, saya suka ngimpi absurd.
datangnya ngga setiap hari dan ngga bisa diprediksi
pas lagi kecapekan sama sakit biasanya doi hadir dengan tingkat kenyataan mendekati zona nyata, alias jelas banget!


sekian prolog singkat buat bridging masuk ke seri #MIMPI


#MIMPI01
seperti biasa malam itu bobo sama ibu. kasur kita tingkat, ibu di kasur atas, saya di bawah.
setelah ibu dinyatakan bobo pulas, yang ditandai dengan dengkuran ketukan 3/4 dan cenderung berirama konstan (tips: semakin naik volume artinya semakin pulas), saya ambil hp dan iseng liat gallery, cuma mbuang waktu sambil nungguin ngantuk

pandangan mata berhenti pada screen capture-an dari akun instagram suatu jasa foto, di caption mengatakan kalau pasangan itu usai melaksanakan pertunangan. bunga-bunga dominan warna pink dan dedaunannya membingkai indah kedua manusia bahagia itu. how sweet

=====

saya tiba di satu ruangan yang penuh dengan kursi, saat itu masih kosong.
di pojok tengah bagian depan ada satu meja dan empat kursi, masing-masing diatur berhadapan.
ada bunga-bunga dan dedaunan, karpet ditata membelah barisan kursi dan berujung pada meja tadi

buset, apaan?
gamungkin nikahan uwe sih, orang koloran, ngomong dalem hati

dress code waktu disitu adalah pake kaos putih dan kolor abu-abu sedengkul.
super edgy.

suasana masih sepi. ga lama, datang ibu-ibu menghampiri.
orang lain tampak wajar, mereka berpakaian selayaknya pergi ke kondangan.

wth, ini seriusan?

hati ini mulai tak menentu. spontan, curcol ke seorang ibu-ibu,

"... tapi aku masih koloran, trus yang dateng pada rapi gini, malulah bu"
......tapi tak ada jawaban. ciyan :"""")

singkat cerita, masuk ke acara ijab qobul


siapa dah cowonya, mana ngga dateng-dateng....
sekarang posisi saya udah duduk di kursi yang ada mejanya. masih dengan kolor abu-abu. and no make up! *amit-amit* crycry

tamu undangan makin rame, dan si mempelai pria tak kunjung tiba. orang-orang nampak biasa, pada asik ngobrol. mereka seperti menganggap fenomena menyayat hati ini sebagai bentuk kewajaran

tiba-tiba suasana hening,
datang seorang bapak-bapak berpeci item yang sepertinya penghulu, ia ikut duduk.
jadi posisi kami sekarang berseberangan.


ijab qobul selesai dengan akhiran "SAHHH" yang penuh syukur dan kelegaan


and me was like
whait, what......... sek sek.

beneran bingung dong.. sah gimana yak, orang lakinya kaga ada, dan uwe koloran!! crycry
masih penuh rasa tidak percaya, tak sengaja menguping pembicaraan ajaib buibu deket meja ijab

"... nanging sing lanang mboten teko Bu"

lalu dijawab ibu satunya dengan mantab

"lhoo.. niku malah sae Bu!", sambil mantuk-mantuk pake kasih jempol segala

"ohh nggihh, malah sae nggih..", timpal ibu satunya lagi, pake jempol dan pake mantuk-mantuk juga


sae sae, bae bae nih pada.

jadi sekarang udah jadi istri orang?
rasanya anehaneh lucu.

ga berapa lama kemudian si mempelai cowo dateng. disambut tepuk tangan.
laaaahh, bisa diaa?!

OPI, line '93
Menyelami lautan kata bergerak.
Bak peri saat menabur bubuk putih ajaib dalam loyang.
Why so serious?

Catch more at @opnkp

No comments:

Post a comment