He

hari ini saya melihatnya lagi.

melihat aura yang memesona itu.

kembali menerbangkan saya ke alam imaji akan sosok seseorang yang selama ini saya nyatakan
sendiri bahwa itu takkan pernah ada.

frasa "ya, saya terpesona." tak lagi tepat disandangkan dengan ekspresi diri.


lebih, dari itu.


dan saya masih memiliki pertanyaan yang sama.

bagaimana ada manusia seperti itu, di bumi yang berisikan ketidaksempurnaan?

bagaimana bisa?

logis terus memerangi.

apapun itu, hari ini ia mematahkannya,



lagi,

dengan sempurna.


OPI, line '93
Menyelami lautan kata bergerak.
Bak peri saat menabur bubuk putih ajaib dalam loyang.
Why so serious?

Catch more at @opnkp

No comments:

Post a comment