galaksi

supernova, voyager, ratusan milyar galaksi.
tiga kata dan kalimat yang paling kuingat selama menyaksikan acara semalam.
acara yang sepanjang penayangannya kutonton dengan ujung alis mengkerut, berpikir keras.
perpaduan membaca-menyaksikan animasi epic luar angkasa-sambil berfikir mencerna subtitle.


entah kenapa setelah nonton acara alam semesta semalam aku langsung memikirkan seseorang.
ya, alam semesta dan seseorang.

terlalu basi memang.


acara malam itu kembali menyadarkan betapa maha luaaaas dan megahnya karya Tuhan.
kita ada di bumi, satu dari delapan planet di bimasakti.
dan bimasakti adalah se per sekian dari ratusan milyar galaksi.
bisa saja kan kita dilahirkan di tempat yang jauhnya ratusan juta tahun cahaya dari bumi?
bisa saja sekarang kita sedang menonton berita penemuan planet baru dari bumi yang lain?


ah.. apapun itu intinya sama
kita, tidak lebih besar dari satu butir pasir putih di pinggir pantai.


aku tidak mendapati alasan mengapa duniaku hanya sebatas seratus tujuh puluh sentimeter yang menepak dari atas permukaan laut.
padahal voyager mulai mengorbit zona gelap...yang belum pernah terjamah tangan manusia.
perjalanan meng-orbit bimasakti selama tiga puluh satu tahun, berhasil mengantarkannya menuju dunia baru.

aku iri.. yang selama ini hanya sukses berputar-putar.
berpura-pura percaya jika zona gelap akan menjadi suatu terang pada nantinya.



OPI, line '93
Menyelami lautan kata bergerak.
Bak peri saat menabur bubuk putih ajaib dalam loyang.
Why so serious?

Catch more at @opnkp

No comments:

Post a comment