Nggak ngerti

Kadang kamu merasa ingin menjadi sepasang sepatu yang kemana-mana selalu bersama.
Meski kamu tau kalau tak akan jalan bersamaan.
Didahului, mendahului, begitu seterusnya.
Hanya pada saat mulai dan berhenti mereka akan sejajar, tapi untuk apa?
Harusnya kanan dijaga oleh kiri saat mereka sedang berjalan, kan?

Atau mau jadi seperti handphone dan casenya.
Memang, akan selalu bersama dan selalu dekat.
Tapi case akan selalu berkorban demi handphone.
Egois? Pengorbanan? Bodoh?

Nggak ngerti -_-

OPI, line '93
Menyelami lautan kata bergerak.
Bak peri saat menabur bubuk putih ajaib dalam loyang.
Why so serious?

Catch more at @opnkp

No comments:

Post a comment